Menjelang Libur Ramadhan, SDN Sewukan 1 Gelar Nobar Film Inspiratif


Sewukan, 6 April 2024 - Dalam rangka menyambut libur Ramadhan, siswa-siswi SDN Sewukan 1 dari kelas 1 hingga kelas 6 menghabiskan waktu bersama dengan menonton film inspiratif yang berjudul "Surat dari Ibu". Film ini diproduksi oleh remaja Tegalsari, Surakarta, dengan sutradara Achmad Fadhli Rizki, produser Candra Hermawan dan Arinna Talbiyyatazzahroh, serta Direktur Fotografi Riko Sajadi.


Para siswa dipenuhi dengan kegembiraan dan semangat ketika mereka berkumpul bersama-sama di Mushola SDN Sewukan 1 untuk menikmati film yang dipilih dengan cermat oleh pihak sekolah. Film ini tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan pesan-pesan positif yang mendalam.

Kepala sekolah SD Negeri Sewukan 1, Bapak Bernadus Supratik, S.Pd. menyampaikan, "Kami berharap bahwa pesan-pesan positif yang disampaikan melalui film ini dapat memberikan inspirasi dan motivasi bagi mereka dalam kehidupan sehari-hari.

Film "Surat dari Ibu" menceritakan tentang hubungan seorang ibu dan anaknya. Meskipun terkadang terlontar ucapan pedas dari sang anak, namun di balik itu semua ada kata "Maaf" yang selalu terucap dari seorang ibu. Pesan moral yang disampaikan dalam film ini sangat relevan bagi para siswa-siswi SDN Sewukan 1 yang akan merayakan Hari Raya Idul Fitri.

Bapak Cahyo Setiawan, S.Pd. Salah satu guru SDN Sewukan 1 yang mendampingi anak saat menyaksikan film inspiratif tersebut mengungkapkan,  "Anak anak terlihat antusias dalam menyaksikan film inspiratif ini, kami juga berharap dapat menginspirasi mereka untuk lebih menghargai dan menghormati orang tua, khususnya ibu," ujar Bapak Cahyo.

SD Negeri Sewukan 1 ingin memberikan pengalaman yang berbeda bagi siswa-siswi menjelang libur Ramadhan. Kegiatan nonton film bersama merupakan salah satu rangkaian acara Ramadhan di SD Negeri Sewukan 1. Selain sebagai hiburan, acara menonton film ini juga diharapkan dapat menjadi pembelajaran bagi para siswa. Dengan mengeksplorasi nilai-nilai kasih sayang, pengorbanan, dan keberanian. Sekolah berharap para siswa dapat mengambil manfaat yang berharga dari setiap hal positif yang mereka lihat dari film tersebut.

Meskipun matahari takkan bersinar lagi, kasih sayang ibu tak kan pernah terganti, karena seorang ibu adalah sumber kasih sayang kita. Terimakasih ibu karena engkau aku bisa belajar dan mengerti arti kehidupan, tak pernah bisa ku balas kasih sayangmu yang begitu besar. Aku sayang ibu.(Izz)

Posting Komentar

0 Komentar