Sewukan,
Dukun – SD Negeri
Sewukan 1, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, terus berinovasi dalam mengisi
kegiatan di bulan suci. Kali ini, sekolah ingin mengajak siswa siswi untuk berkreasi
dengan karya seni dan digital dengan "Ramadhan
Berkreasi" dan "Cinematic Sdensesa", yang bertujuan
untuk mengasah kreativitas tangan serta kemampuan digitalisasi para siswa.
Dalam
kegiatan Ramadhan Berkreasi, suasana kelas berubah menjadi bengkel seni.
Kertas warna warni disulap menjadi lampion sederhana namun penuh makna.
Kegiatan ini tidak hanya melatih keterampilan motorik dan ketelitian, tetapi
juga filosofi lampion sebagai simbol cahaya dan harapan di bulan Ramadhan.
![]() |
| Membuat Lampion Sederhana |
Cinematic
Sdensesa : Kreator Cilik Beraksi
Yang
paling mencuri perhatian adalah ajang Cinematic Sdensesa, dalam kegiatan
ini kreator cilik beraksi di sini, siswa-siswi ditantang menjadi kreator
melalui lomba video mini vlog atau daily activities. Dengan tema "Puasaku
Totalitas, Belajarku Berkualitas", para siswa merekam aktivitas harian
mereka selama Ramadhan, baik saat di rumah maupun di sekolah.
Aturan
mainnya cukup menantang:
- Durasi Maksimal 60 detik (1
menit).
- Video dibuat dalam format
cinematic (Menarik, kreatif dan Inspiratif)
- Karya harus orisinal dan belum
pernah digiunakan untuk lomba sebelumnya.
- Video terbaik akan dipublikasikan secara resmi di media sosial SD Negeri Sewukan 1.
Sebelum
menentukan pemenang, keceriaan pecah saat seluruh siswa berkumpul untuk nonton
bareng karya video yang telah dikirimkan oleh teman-teman mereka. Sesi ini
menjadi ajang apresiasi sekaligus inspirasi antar siswa dalam melihat sudut
pandang teman sejawatnya dalam menjalankan ibadah puasa.
"Kegiatan ini sengaja kami rancang untuk melatih kreativitas siswa dalam dunia digital. Kami ingin anak-anak tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga produsen konten yang positif dan inspiratif," ungkap Ibu Listiana Indaryati, S.Pd, satu guru pembimbing di SD Negeri Sewukan 1.
Melalui Cinematic
Sdensesa, SD Negeri Sewukan 1 membuktikan bahwa teknologi dapat menjadi
sarana dakwah dan belajar yang menyenangkan, sekaligus membekali siswa dengan
keterampilan editing dan komunikasi yang relevan di era modern. (Baca juga : Ramadhan ceria, tadarus dan nonton bersama)

.jpeg)


0 Komentar